I.
PENDAHULUAN
A.Pengertian Kreativitas 4P (Pribadi,Proses,Pendorong,Produk)
kreativitas adalah kemampuan seseorang dalam
mengembangkan konsep-konsep tersebut sehinggah bisa di terapkan dalam melakukan
suatu penelitian.kreativitas ini bisa dibagi menjadi 4 bagian (pribadi, proses,
pendorong, dan produk) :
1. Pribadi
Di tinjau dari aspek pribadi, kreativitas seseorang
dapat muncul ketika berinteraksi sosial dengan lingkungan dan orang-orang
sekitar, dan berbagai macam faktor inilah yang membuat menjadi kreatif,selain
itu juga ada beberapa faktor pribadi yang kreatif: keterbukaan kepada
pengalamanya, kemampuan dalam berinterasi dengan konsep-konsep yang ada, serta
kemampuan memberikan penilainan terhadap sesuatu hal.
2. Proses
Di tinjau dari proses, menurut torrance (1998)
kreativitas adalah proses merasakan dan mengamati adanya masalah, membuat
dugaan tentang kekurangan (masalah) ini menilai, dan menguji dugaan hipotesis,
kemudian mengubah dan mengujinya lagi dan akhirnya menyampaikan hasil-hasilnya.
3. Pendorong
Definisi ini lebih menekankan pada faktor dorongan
internal dari diri sendiri berupa keinginan dan hasrat untuk menciptakan
menjadi diri yang kreatif, kemudian ditambah dorongan eksternal dari lingkungan
sosial dan psikologis seperti, dorongan dari lingkungan keluarga, pertemanan,
dan guru.
4. produk
Pada definisi ini berfokus pada produk kreatif yang
menekankan pada orisinalitas, yang berkemampuan untuk mengahasilkan sesuatu
yang baru atau mengkombinasikan sesuatu hal yang sudah ada sebelumnya.
Produk baru dapat disebut karya kreatif jika
mendapatkan pengakuan (penghargaan) oleh masyarakat pada waktu tertentu (Stein,
1963). Namun menurut ahli lain pertama-tama bukan suatu karya kreatif bermakna
bagi umum, tetapi terutama bagi si pencipta sendiri.
B. Definisi Operasional Kreativitas
Kretivitas merupakan : Kemampuan yang mencerminkan
kelancaran, keluwesan (fleksibilitas), dan originalitas dalam berfikir, serta
kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkayam memperinci( suatu
gagasan.(Munandar SCU, 1077)
C. Definisi Kreativitas dari Clark
Clark berdasarkan hasil
berbagai penelitian tentang spesialisasi belahan otak, mengemukakan
Kretivitas merupakan ekspresi tertinggi keterbakatan dan sifatnya terintegrasikan,
yaitu sintesa dari semua fungsi dasar manusia yaitu: berfikir, merasa,
menginderakan dan intuisi (basic function of thingking, feelings, sensing and
intuiting) (Jung 1961, Clark 1986).
II.
Teori Teori Mengenai Kreativitas.
Teori
4P yang melandasi pembentukan pribadi kreatif
A.
Teori Psikoanalisa
Psikoanalisa
melihat kreativitas sebagai hasil mengatasi suatu masalah yang biasanya
mulai dimasa anak.Tindakan kreatif mentransformasikan keadaaan psikis yang
tidak sehat menjadi sehat.
1.
Teori Freud
Menjelaskan
proses kreatif dari mekanisme pertahanan yang merupakan upaya tak sadar untuk
menghindari kesadaran mengenai ide-ide yang tidak menyenangkan atau yang tidak
dapat diterima.Mekanisme sublimasi justru merupakan penyebab utama dari kreativitas
.Menurut Freud ,orang hanya didorong untuk menjadi kreatif jika mereka tidak
dapat memenuhikebutuhan seksual secara langsung .
2.
Teori Kris
Menekankan
bahwa mekanisme pertahanan regresi juga sering muncul dalam tindakan
kreatif.Orang-orang kreatif adalah mereka yang paling mampu memanggil
bahan-bahan dari alam pikiran tidak sadar.Dengan demikian ,mereka mampu melihat
masalah-masalah dengan cara yang segar ddan inovatif untuk”regress in the
service of the ego”.
3.
Teori Jung
Jung
percaya bahwa ketidaksadaran memainkan peranan yang amat penting dalam
kreativitass tingkat tinggi.Dari ketidaksadaran kolektif ini timbul penemuan
,teori,seni,dan karya-karya baru lainnya.Proses inilah yang menyebabkan
kelanjutan dari eksistensi manusia.
B.
Teori Humanistik
Humanistik
melihat kreativitas sebagai hasil dari kesehatan psikologis tingkat tinggi
.Kreativitas berkembang selama hidup dan tidak terbatas pada lima tahun
perrtama.
1.
Teori Masslow
Menurut
Maslow manusia mempunyainaluri-nalurri dasar yang menjadi nyata sebagai
kebutuhan .Urutan dari hierarki kebutuhan ini jelas ;tidak ada yang dapat
mewujudkan dirinya jika menderita karena kelaparan.Keempat kebutuhan uatam
disebut kebutuhan “defficiency”,dua kebutuhan pada tingkat terrtinggi disebut
kebuthan “being”.
2.
Teori Rogers
Menurut
Carl Rogers tiga kondisi dari pribadi yang kreatif adalah:
-
Keterbukaan terhdapa pengalaman.
-
Kemampuan untuk menilai situasi sesuai dengan patokan pribadi seseorang dan
-
Kemampuan untuk berreksperimen untuk “bermain” dengan konsep-konsep.
c. Teori
Chikszentmihalyi
Menurut Teori Chikszentmihalyi (1996) yang mengkaji
ciri-ciri atau faktor-faktor yang memungkinkan atau membantu kreativitas
seseorang muncul dan berkembang. ia menegaskan bahwa mungkin ciri pertama yang
dapat memudahkan tumbuhnya kreativitas adalah predisposisi genetik(genetik
predisposition) untuk ranah tertentu, selain itu juga yang terpenting
adalah minatpada usia dini untuk ranah tertentu,kemudian minat itulah
yang menjadikan mereka terlibat secara mendalam terhadap ranah itu,sehingga
mencapai kemahiran dan keungulan kreativitas.
Seseorang juga memerlukan akses terhadap satu
bidang (access to a domain).hal ini banyak bergantung pada faktor keberuntungan.
lahir dan tumbuh dalam keluarga yang cukup mampu yang memungkinkan
untuk masuk kesekolah-sekolah yang terbaik,tersedianya sarana-prasarana,adanya
pembinaan atau mentor dalam bidang yang dimainati,sangat membantu mengebangkan
bakat serta sama pentingnya adalah access to a field,mampu berkomunikasi
dan berinteraksi dengan sejawat dan tokoh-tokoh yang penting dalam bidang yang
digeluti,memperoleh informasi yang terakhir,mendapat kesempatan utnuk bekerja
bersama pakar-pakar lain dalam bidang itu adalah hal-hal yang
sangat penting untuk mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari
orang-orang penting.
Chikszentmihalyi mengemukakan bahwa yang
terutama menandai orang-orang kreatif adalah kemampuan mereka yang luarbiasa
untuk menyesuaikan diri terhadap hampir setiap situasi dan untuk melakukan apa
yang perlu untuk mencapai tujuannya.
Kepribadian kreatif dapat menunjukkan ciri-ciri
yang sepertibertentang atau paradoksal.dari keempat prespektif
kreativitas(pribadi,pendorong,proses,dan produk) mungkin yang paling
menentukan perwujudan kreativitas adalah aspek pribadi.
D. ciri-ciri
kepribadian kreatif
Chikszentmihalyi mengemukakan (1996) ada
sepuluh pasang ciri-ciri kepribadian kreatif yang seeakan-akan paradoksal
tetapi saling terpadu secara dialektis
1. Pribadi
kreatif mempunyai kekuatan energi fisik yang memungkinkan berkerja selama
berjam-jam dengan konsentrasi penuh,tetapi mereka juga bisa tenang dan
rileks,bergantung pada situasi.
2. Pribadi
kreatif cerdas dan cerdik.
3. Ciri-ciri
paradoksal ketiga berkaitan dengan kombinasi antara sikap bermain dan disiplin.
4. Pribadi
kreatif dapat berselang-seling antara imajinasi dan fantasi,namun tetap
bertumpu pada realitas.
5. Pribadi
kreatif menunjukkan kecendrungan baik introversi maupun ekstroversi.
6. Orang kreatif
dapat bersikap rendah diri dan bangga akan karya nya pada saat yang sama.
7. Peribadi
kreatif menunjukkan kecenderungan androgini psikologis,yaitu mereka
dapat melepaskan diri dari sterotip gender(maskulin-feminim).
8. Orang kreatif
cenderung mandiri bahkan suka menantang,tetapi dilain pihak mereka bisa tetap
tradisional dan konservatif
9. Kebanyakkan
orang kreatif sangat bersemangat(passionate)bila menyakut karya mmereka,tetapi
juga sangat objektif dalam penilaian karya nya.
10. Sikap keterbukaan dan sensitivitas
orang kreatif sering membuatnya menderita jika mendapat banyak kritikan dan
serangan terhadap hasil jerih payah nya,namun disaat yang sama ia juga
merasakan kegembiraan yang luar biasa.
Sepuluh pasang ciri-ciri yang nampaknya bertentangan
ini merupakan karakterisktik yang mencerminkan kepribadian kreatif.
menurutChikszentmihalyi,setiap pasangan kedua ciri yang seperti paradoksal itu
diperlukan utnuk menghasilkan gagasan baru atau inovasi.
Anak yang kreatif selalu mempunyai rasa ingin tahu
memilliki minat yang luas,mempunyai kegemaran dan menyukai aktivitas yang sama
kreatif. Orang yang inovatif berani untuk berbeda,menonjol,membuat
kejutan,atau menyimpang dari tradisi. Rasa percaya diri,keuletan dan ketekunan
membuat mereka tidak cepat putus asa mencapai tujuan nya seperti Thomas
A.Edison yang mengalami kegagalan sebanyak 200 kali utnuk menemukan bola-lampu
yang berguna bagi seluruh manusia.
a. Berani
dalam pendirian dan keyakinan
b. Ingin
tahu(melit)
c. Mandiri
dalam berpikir dan dalam memberi pertimbangan,bersibuk diri terus-menerus
dengan kerjanya atau apa yang menarik perhatiannya,intituitif,ulet,tidak
bersedia menerima pendapat orang lain (termasuk otoritas) begitu saja jika tidak
sesuai keyakinannya.
Peringkat dari 10 ciri-ciri pribadi yang diperoleh
dari kelompok pakar psikologi adalah :
Menurut Utami Munandar 1977:
1. Imajinatif
2. Mempunyai
prakarsa (inisiatif)
3. Mempunyai
minat yang luas
4. Mandiri
dalam berpikir
5. Melit(ingin
tahu)
6. Senang
berpetualang
7. Penuh
enegi
8. Percaya
diri
9. Bersedia
mengambil resiko
10. Berani
dalam pendirian dan keyakinan
Bandingkan
ciri-ciri tersebut dengan peringkat yang diinginkan guru SD,SMP :
1. Penuh
energi
2. Mempunyai
prakarsa
3. Percaya
diri
4. Sopan
5. Rajin
6. Melaksanakan
perkenbangan pada waktunya
7. Sehat
8. Berani
dalam pendapat dan keyakinan
9. Daya
ingat kuat
Daftar Pustaka
http://michael-bellefroid.blogspot.com/2010/03/pengertian-kreativitas-4p.html
http://byutiridhaandini.blogspot.com/2013/09/pendekatan-4p-dalam-pengembangan.html
http://melyloelhabox.blogspot.com/2012/09/makna-pengembangan-kreativitas_4020.html
rmfadjar.wordpress.com/2010/03/07/pengertian-kreativitas-dan-teori-4p/
http://aprian.blogdetik.com/operasional-kreativitas/
KELOMPOK 6
- Nia Kezia N (17514912)
- Sheila Henggriani (1A514207)
- Venta Oktavia T (1A514990)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar